Sabtu, 28 Juni 2014

pendapatku tentang SINETRON INDONESIA

Assalamualaikum Bloggerss..



Hay hay blogger, ketemu lagi sama gue yang sekian lama menghilang dan ga jelas asal usulnya ini. maklum sibuk banget ngurusin dari mulai UN sampe kelulusan. dan sekarang lagi sibuk ngurusin buat masuk SMA yg belum kelar-kelar.. Eh tapi Alhamdulillah banget kemarin pas kelulusan (14juni) gue dapet nilai yang lumayan muasin.hehe *gaadayangnanya* .__.

Ealahhh malah curhat gue wkwk..

Ekhemmm…

Apakah kalian semua ngarepin gue sekarang ngepost next chapternya cerpen LOVE OR OBSESSED?

Adakah?

Ga ada yah? .__.

*pundung*

Ya iyalah pasti ga ada yang ngarep, orang yang bacanya cuman temen-temen sekelas gue. Ga mungkin banget ada orang yang ngerilik story gue yang super abal dan absurd. *pundungAgain*


Haha oke back to topic…
Kali ini gue gak bakal mosting story gaje dulu. Lagian cerpen yang  kemarin belum nulis kelanjutannya, males mikir sih haqhaq.

 Kali ini aku mau bahas sesuatu…



Sesuatu yang udah laammmmaaaa terpendam diotak gue yang berdebu.
Sebenernya udah dari dulu mau bahas ini, tapi karena dulu masih rada-rada labil jadi ditunda dulu. Apa hubungannya mblo?.




Yaps, sesuai judul gue mau bahas tentang SINETRON INDONESIA.
 Siapa yang suka nonton sinetron?


Mayoritas penduduk Indo pasti ga asing lagi sama namanya SINETRON. Ya kan?


Yaiyalah wong ditayanginnya setiap hari. hampir semua kalangan suka nonton sinetron. Mulai dari anak-anak sampe orangtua. Yang gak tau apa itu sinetron, udah jamin tuh orang gak punya tipi *waks*

gue juga termasuk orang yang suka nonton sinetron, walaupun ga terlalu suka dan ga tiap hari nonton sih sbenernya.

Nah untuk sekarang gue mo coba mengutarakan seluruh pikiran dan pendapat gue atau kata lainnya mereview sinetron-sinetron ditanah air.
Sekali lagi, its just my opinion.. so, if you don’t like, DON’T READ IT!! And don’t bash okey..



.
.
.
.
akhir-akhir ini marak banget sinetron-sinetron Indo yang bergentayangan tiap hari. Khususnya pada waktu petang hingga malam hari. Sebenernya bukan akhir-akhir ini sih, dari dulu emang udah marak. Tapi menurut versi gue yang paling booming banget adalah sekarang.
Mau tau apa yang bikin booming ?




Yaps, karena sekarang kebanyakan sinetron yang mengusung tema REMAJA atau school life plus ditambah bumbu-bumbu cinta didalam nya *eaaaa*
 Pasti dong yang nonton kebanyakan para remaja labil cabe-cabean yang haus akan romantisme kehidupan. Ditambah para cast-cast dalam sinetron tersebut yang mendukung, dengan wajah tampan dan cantik yang bikin remaja-remaja indo histeris, apalagi pas adegan pertarungan antara manusia srigala sama klan vampire *lirikTVsebelah* . Sampe ngungkapin kehisterisannya di twitter maupun facebook *nyindir*
Ya kebanyakan sih yang gitu remaja cewek. Jarang cowok mah, lagian jangan ah cowok mah malu-maluin banget haqhaq


Untuk sinetron remaja, biasanya bercerita tentang kehidupan remaja disekolah maupun dirumah. Tapi sih kebanyakan di sekolah. Ditambah dengan cerita percintaan,persahabatan dan permasalahan-permasalahan khas anak remaja sekarang.
Untuk cast dan karakter tak jauh berbeda seperti biasa. Ada tokoh yang protagonis,karakternya biasanya jadi anak miskin yang berhati mulia,sabar,murah senyum dan selalu berbuat mesum hal-hal yang positif.



Ada tokoh antagonis, nah biasa nya untuk tokoh antagonis kebanyakan bersifat lebay dan berlebihan. Jarang sih tokoh yang juga disebut tokoh jahat ini perannya full antagonis. Pasti ada sisi lebay atau konyolnya. Biasanya juga untuk tokoh antagonis punya geng atau pengikut yang sama-sama lebay,selalu sirik dan dendam pada tokoh protagonist dan selalu menghalalkan segala cara demi sang tokoh protagonist menderita *ketauanBangetGueSukaNontonYangBeginian*
Ada juga tokoh sampingan atau pemeran pembantu. Biasanya tokoh ini selalu menjadi penengah antara tokoh antagonis dan protagonis ataupun hanya menjadi selingan agar cerita menjadi lebih menarik.


Contoh sinetron remaja yaitu GGS atau Ganteng-ganteng Srigala. Nih sinetron yang lagi ngetrend banget sekarang. Dulu awal episode sih gue nyangka nih sinetron terinspirasi dari film Twilight. Ada klan Vampire, ada werewolf nya. Eh ternyata… kesini-kesini jadi aneh gitu. Gak nyambung, terus ceritanya maksa gitu deh.. padahal awal episode lumayan bagus.
Untuk sinteron remaja lainnya antara lain Siti bling-bling, diam-diam suka, ayah kenapa aku berbeda,dll (cari sendiri)



Bukan hanya sinetron remaja sih yang lagi booming. Banyak juga sinteron yang mengusung tema Family Life atau kehidupan sehari-hari. contohnya Tukang Bubur Naik Haji yang tetep eksis hingga sekarang. Menceritakan tentang kehidupan tukang bubur yang sukses  dan baik hati serta pak muhidin yang kikir dan dengki wkwk.
Ada juga tema tentang sejarah jaman dulu. Biasanya sinetron ini kebanyakan tayang MNCtv sama indosiar.. Nah, untuk tema-tema ini biasanya yang heboh para orang dewasa, khususnya ibu-ibu.  Anak-anak pun ga kalah heboh-_-

Hah…..

Memang yah, ngomongin tentang sinetron emang ga ada habisnya. Untuk sebagian kalangan masyarakat mungkin sinetron udah kayak hiburan tersendiri. Tak ayal, beragam sinetron dengan tema-tema yang aneh dan absurd pun kian banyak menyemarakkan pertelevisian Tanah air. Di tambah dengan acara-acara komedi dan beberapa variety show yang membuat kita merasa terhibur.



Tapi terlepas dari semua itu…..

Gue secara pribadi kurang suka dan kurang srek sama sinetron Indo. Padahal para pemeran-pemeran nya bisa dikatakan bagus dan berbakat. Acting mereka oke. Gue malah suka drama korea x_x. kadang gue juga suka banding-bandingin antara drama-dram korea sama sinetron.

Ada beberapa hal yang menyebabkan ketidaksukaan gue sama sinetron. Semoga beberapa hal ini sependapatan dengan kalian yang baca postingan ini. Diantaranya :




1. Jumlah episode

Udah ga aneh  kalo jumlah episode sinetron itu beratus-hingga beribu-ribu. Bahkan ada yang bikin sesason nya.
Ya memang system acara hiburan di Indonesia itu tergantung RATING. Rating adalah sebuah survey untuk mengetahui diminati atau tidaknya suatu acara tv oleh masyarakat. Jika rating sebuah acara khususnya sinetron tinggi. Maka sinetron tersebut akan terus berlanjut hingga rating menurun. Dan jika sebuah sineron berating rendah di awal atau pertengahan episode, udah dipastiin tuh sinetron gak bakalan bertahan lama. Contohnya sinetron Tukang Haji Naik Bubur, dulu diawal-awal episode sinetron ini banyak digemari masyarakat. Tak heran jika sampe saat ini sinetron tersebut masih ada hingga mencapai seribu episode.
Nah justru system inilah yang membuat sinetron jadi ga menarik. Alurnya terkesan maksa dan monoton.



Berbeda dengan sinetron Indonesia, Drama-drama korea gak terlalu bergantung pada rating. Soalnya plot mulai awal cerita sampe akhir udah disetting dan diselesaikan sedemikian rupa tergantung si pembuat naskah. Tinggal syuting dan ditayangin aja. Jika sebuah drama berating tinggi,gak bakal berpangaruh pada jumlah episode. Jika dari awal udah ditentuin jumlah episode adalah 20, maka tetap 20. Contohnya drama Replay 1994 yang sukses menaiki rating tahun lalu.
Jadi untuk drama berating rendah pun sama. Tetap ditayangkan hingga akhir episode. Walaupun mungkin ada pemangkasan jumlah episode.


2. Alurnya lambat, berantakan dan monoton




Nah ini yang kedua. Alur nya lambat. Kalo episode nya ratusan udah pasti tuh cerita lambat banget. Maksud alur lambat itu, masalah-masalah dalam cerita sinetron  terus silih berganti tapi jadi ga sesuai dengan inti cerita alias ngelantur,berantakan dan bikin membosankan.

Ngerti ga?

Gini deh, missal dalam sinetron A, seorang anak dari masa kecil ga punya ibu gegara insiden kecelakaan. Terus dirawat sama orang miskin tapi jahat. Setiap hari anak tersebut slalu di siksa. Masalah terus silih berganti hingga anak tersebut menjelang dewasa. Ketika dewasa, sang anak yg tumbuh remaja mengetahui fakta bahwa sang ortu asli belum meninggal, akhirnya dia mencari terus menerus. Ketika sudah menegtahui sang ortu asli, rencananya mau bertemu, eh dijalan tabrakan terus masuk jurang terus tikerelep ka sususukan. Setelah itu dia hilang ingatan deh cerita pun kembali lagi keawal..  setelah diawal, tuh ibu sama bapak aslinya kecelakaan pesawat terus terdampar dipulau asing.

Tuhkan ngeselin kan? Itulah sinetron. Wakwak

Contoh sinetron yang punya alur lambat yaitu Cinta Fitri. Sampe di season pula.
Trus juga Islam KTP yang dulu booming banget.


3. Judul ga sesuai sama jalan cerita



Wuahaha… emang sih awal-awal episode judul sama jalan cerita itu nyambung. Tapi pas kesini-sini sama seperti nomor 2 diatas, jadi ngelantur dan ga nyambung sama sekali.

Ambil contoh Tukang Haji Naik Bubur..
Sinetron ini kan versi series-nya film yang berjudul sama. Jadi nyambung-nyambung aja untuk episode pertama sampe pertengahan.
Tapi….
Semuanya jadi berubah ketika pak haji sulam nya meninggal….

Yaiyalah dalam sinetron ini kan pemeran utama sekaligus yang berpusat pada inti cerita itu bang haji sulam. Nah kenapa dianya dimatiin? Habis kontrak kah?

Sumpah ga habis piker gue sama tim creative nya. Nah setelah bang haji sulam maot. Tuh cerita jadi ngelantur kemana-mana. Ga ada sangkut pautnya sama masalah bubur atau naik haji nya. Malahan ceritanya jadi berpusat pada keluarga pak haji muhidin. Keluarga pak alm Sulam hanya jadi selingan aja.

(gue saranin ganti deh judulnya jadi “Cerita Absurd Kampung Dukuh” wkwk)

Contoh kedua, Yang Masih Dibawah Umur…
Dibawah umur ya? Tapi kok ceritanya kek orang dewasa. Gue nyangka dulu YMDU ini bercerita tentang persahabat gitu, eh taunya. Ga jauh beda sama sinetron remaja lainnya. Ga jauh dari masalah CINTA. kan atuh namanya dibawah umur ga boleh cinta-cintaan -_-



4. terlalu banyak scene sampah / zonk scene



Scene sampah maksudnya tuh percakapan-percakapan yang ga ada maksud tertentu dan ga mengaruhi inti cerita. Ya lebih simple nya gak penting dan ga ada sangkutpautnya sama cerita. Terkesan basa-basi.

Ga ngerti ? maaf gue gabisa ngambil contoh soalnya susah ngejelasinnya. Tapi gue yakin kalian yang baca ngeti arti scene sampah.
Sebenernya ditiap drama korea juga banyak scene yang kayak gituan. Tapi tak terlalu banyak. Drama korea selalu focus pada masalah yang harus diselesaikan  dalam cerita.

Entahlah apakah itu sebuah taktik agar sinetron tsb lama tayang atau tim creative nya ga ada ide atau gimana. Jujur itu bikin suasana jadi rusak.



5. Eksistensi Pemeran Utama kalah pamor dengan pemeran yang lain



Coba kalian teliti Ganteng-ganteng serigala…

Siapa pemeran utama?  Dan siapa yang paling banyak muncul dan jadi sorotan?

Dan siapa pula yang dapet perhatian lebih dari masyarakat?

Oke mungkin menurut kalian ini cumin hal sepele dan biasa. Tapi menurut gue itu SALAH.

Seharusnya yang jadi pusat perhatian adalah si pemeran utama. Dalam sinetron GGS yg jadi pemeran utamanya adalah Nayla,Tristan, sama Galang.
Tapi yang paling terkenal da ditunggu-tunggu malah couple Sisy ama Digo.

Contoh lain Islam KTP. Nah kan pemeran utamanya si aki-aki tea gening –gue lupa lagi namanya- sama anaknya –eh atau cucunya?- yang cantik,terus si orang kaya yang suka bilang kismin. Tapi yang paling tenar malah si TEBE.

Contoh ketiga, Mak Ijah pengen ke Mekkah

Hellowwww mak ijah nya mana???? Kok si mancung ama si ocid ya yang kesorot terus..

Tapi sinetron yang kayak gitu ga semuanya ya, ada beberapa sinet aja sih,


6. Plot,setting dan tema cerita yang hampir sama antara sinetron satu dengan lainnya.

Tau sinetron Putih Abu-abu?

Bintang ? (yang pemainnya Annisa ex-cherrybelle)

Ayah mengapa aku berbeda? (ini Dinda Hauw)
Yang masih dibawah umur?

Siti Bling-bling?

Ganteng-ganteng serigala?

Coba kalian cermati sinetron tersebut. Adakah yang sama?

Yaps, banyak banget kesamaan nya. Nggak terlalu identik sih,
Memang di episode awal sinet-sinet tsb ga sama alur nya. Beda. Tapi kesananya?

Ga jauh-jauh dari permasalah cinta.,,

Gue heran deh kenapa sinetron remaja inti permasalahannya selalu tentang cinta. Ga ada kah yang lain?
Adakah sinetron yang mengusung tema persahabatan atau pendidikan ?

GAK ADA. Sejauh gue nonton ga ada yang sinetron yang menitik beratkan masalah persahabat atau pendidikan moral. Tapi pasti deh kalo ada sinetron yang tema nya begitu ratingnya bakal rendah alias ga diminati masyarakat.



Semuanya tentang Cinta….. *nyanyi*


Buat yang suka k-drama pasti tau Drama “School 2013”. Buat yang ga tau cobadeh tonton atau beli cd nya kalo ada. Kalo enggak coba searching synopsis nya di gugel.

Yap, drama itu lumayan sukses karena para pemerannya yang kece-kece dan ceritanya yang menarik dan gue merekomendasiin banget buat para remaja CABE Indonesia buat nonton drama ini.



Tak ada masalah percintaan didalamnya. Semuanya hampir 88% bertema Persahabat para remaja.
Tentang sebuah sekolah yang mendapat predikat buruk juga mendapat peringkat hampir bawah dari puluhan sekolah di seoul. Didalam sekolah tersebut berbagai murid dengan karakter yang berbeda-beda ditampilkan. Ada yang nakal, aneh, cerewet,dll. Permasalah-permasalah yang ada pun benar-benar menarik khas anak-anak remaja ASLI. Seperti persaingan mendapat peringakat satu dikelasnya ataupun persaingan mendapat gelar penguasa disekolah.
Pokoknya seru deh, banyak banget pesan moral yang didapat. Seperti bagaimana seorang guru harus bersabar menghadapi murid-murid yang nakal, kesetiaan seorang teman, harus saling memaafkan sesama, dan yang terpenting bagaimana cara agar menjaga persahabatan agar tetap utuh.



See?
Walaupun drama korea tsb hanya mengusung tentang persahabat, tapi cukup dapat perhatian warga korea bahkan sampai terkenal di Indonesia.
Bukan hanya SCHOOL 2013 saja yang seperti itu. banyak juga drama yang mengusung tema seperti itu. misalnya Monstar, dream high, queen of classroom, god of study,dll


Bagaimana dengan drama Indonesia? Apaka bisa sperti itu?


Aku berharap bisa.


Oke untuk setting. Kebanyak setting/tempat di sinetron ga beda jauh dengan lain. Dan kebanyakan juga setting nya itu hanya ilustrasi dan itu-itu aja.



Missal scene nya lagi dihutan. Coba mana ada hutan yang malam hari terang benderang. Terus hutan yang dipake itu-itu mulu lagi x_x coba deh liat GGS pas scene pertarungan serigala ama vampire, tempat yang dipake itu-itu mulu.itumah kayk bukan hutan tapi taman biasa. Padahal Indonesia kan luas. Banyak banegt hutan yang berjenjeng.


7. PEMAINNYA ITU-ITU MULU



Pernah liat Nikita Willy jadi peran antagonis?

Pernah liat Naysilla Mirdad sama Allysia Soebandono dapet peran antagonis?

Pernah liat dude Herlino jadi jahat?

Atau Gracia Indri dapet peran utama tokoh protagonist?

Jaranggggggg… oh atau mungkin emang ga ada ama sekali.

Nah itu yang bikin gue kurang srek. Oke gue tau NikWill itu aktris muda berbakat. Tapi bakatnya cumin jadi protagonist aja yah?

Coba dong buat para tim kreatif sinetron buat sesuatu yang berbeda yang fress dan baru. Masa pemainnya itu-itu aja. Heyy Indonesia itu luas. Banyak remaja-remaja Indonesia yang berbakat mungkin bisa nyaingin Nikwill.

Atau kalau ga bisa nyari yng lebih bagus dari dia. Coba deh Nikita willy dapet peran antagonis. Biar lebih beda aja gitu. Masa harus dia lagi yang peran peran yang miris-miris.

Oke coba liat drama korea. Misal di drama A, dia cumin dapet peran selingan terus di drama B dia jadi peran antagonis dan di drama C dia jadi pemeran utama Protagonis.

Banyak artis-artis Korea yang kayak gitu. Berarti menunjukan bahawa mereka itu berbakat. Bisa memerankan semua tokoh dan tentunya cocok dengan semua peran itu.


8. Alur cerita gampang ketebak


nah ini gausah dijelasin lagi...


pernah liat sinetron yang endingnya ganttung atau sad ending?


gue belum pernah liat tuh yang kayak gitu. hampir semua sinetron indonesia itu happily ever after......

menurut gue sih itu membosankan banget.. ga ada yang menarik dan gampang banget ketebak. terutama untuk FTV-FTV.

coba deh kalian liat ftv yang suka tayang pagi atau siang hari di mnc atau indosiar.

pasti deh ceritanya kalo ga bapaknya yang jahat, ibunya yang jahat, atau anaknya yang durhaka. atau bisa jadi nenek atau mertua yang jahat wkwkwkwkwkwk ketebak banget.



itu ftv kesukaan mamah ckckckck



9. minim nya pesan moral dan pendidikan


jelas banget.....

gue aneh....


sinetron bertema sekolah. tapi tak ada sama sekali unsur pendidikannya. seolah-olah sekolah cuman jadi pelengkap aja.

coba liat pakaian sekolah para pemain sinetron. 


ga ada kesan pelajarnya. mereka terlihat kayak orang dewasa.....

seenggaknya ya cobalah jadi pelajar yang benar-benar, walaupun itu hanya akting. 


gue salut sama drama korea yang mengusung tema sekolah. walau mungkn para aktor atau aktris bukan lagi remaja. tapi mereka berperan layaknya anak remaja. multitalented.
















Hahhhhh gue pegel nulisnya wkwkwk. Gitu aja deh tulisan gue.
Maaf kalo ngebosenin atau bikin mata kalian sakit pas baca ini.  Sekali lagi ini cumin pendapat gue aja yah. gue sadar tulisan gue acak-acakan banget dan ga nyambung. tapi ya namanya manusia tak luput dari kesalahan.


Maaf juga kalo gue suka ngebanding-bandingin antara drama korea sama sinetron Indonesia. Hehe

kalo ada yang mau komen. entah itu kritik,saran atau pendapat silahkan tuangkan di kolom komen. saya siap terima komentar apa aja. 


oh iya Marhaban Yaa Romadhon, selamat menjalankan ibadah puasa ya.


Sekian,


@nandaNHz_

4 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. Tangan tangan mungil bop ini sinetron absurd banget najis! Eh masih pantes di sebut sinetron kah? -,

    BalasHapus