PENIKMAT DAN PEMIKIR
karya : Nanda Nurulhuda
Jika kau bertanya tentang hal yang ingin kau tahu....
Jawabannya adalah masa depan.
Setiap saat aku selalu memikirkan hal itu,
Apa yang akan terjadi nanti?
Apakah aku akan menjadi orang sukses?
Apakah aku akan bekerja di sebuah perusaahan besar?
Atau apakah aku akan menjadi orang yang gagal?
Hal itu yang selalu kupikirkan
"alah masih lama setahun lagi lah nyantei aja" jawaban teman-temanku
aku tak menampiknya itu memang kenyataan
dan bodohnya aku terlanjut mengikuti arus kehidupan tanpa megindahkan peringatan waktu...
nyatanya waktu itu berjalan
tak akan terasa bagi orang penikmat
tapi akan terasa bagi orang pemikir
aku gagal,
penikmat dan dan pemikir itu jauh bedanya
aku tak mau munafik jika aku terseret jurang penikmat..
menyesal pun tak ada artinya
hanya bisa menunggu peruntungan dari Tuhan
sungguh tak tau diri.
Dulu kupikir penikmat dan pemikir itu sama
tak tau yang akan terjadi nanti
adakala penikmat itu akan sukses nanti begitu sebaliknya
pemikiran yang bodoh. sungguh..
apakah aku patut untuk jadi orang sukses?
dengan kepintaran yang ala kadar
tak terlalu cerdas
rajin pun tidak
pekerjaanku adalah pemulung.
"kalian sama saja dengan pemulung. sama-sama mengorek-ngorek" ujar seorang guru.
ketika itu berlangsung UAS
ya aku tahu maksud perkataan itu.
teman-teman (tentu saja aku juga) hanya bisa saling melirik tak peduli
Beliau kami cibir
Beliau kami tertawakan
Seolah kami tak pernah melakukan kesalahan
tetap mengorek-ngorek jawaban
aku terjerat sama dengan mereka
tak memperdulikan perkataan itu. Pemulung..
tapi aku salah
kalimat itu tetap terngiang seolah memberi tahu sesuatu di masa depan
kegagalan.....
takut, tentu
bimbang, apalagi
ingin berubah?
ada.
tapi sudah berubahkah aku?
belum.
nyatanya perubahan tak pernah muncul di diri ini
diriku yang licik
hanya tinggal beberapa bulan aku akan menguar keluar dari jurang putih abu
akankah tetap sama?
hidup dalam kenikmatan mengorek hasil tanpa berfikir
apakah tetap sama intensitas penikmat dan pemikir dalam diri ini?
ragu
otak ini inginku menikmati
tapi hati ini inginku berfikir
inginku mengenyahkan arus kenikmatan ini
cara ku mendapatkan hasil ini harus segera berakhir
tolong aku untuk berubah
tuhan
tolong
kumohon..........
Tasikmalaya, 17 Desember 2016
with love
Nanda Nurulhuda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar